November 18, 2008...2:08 pm

Hidup adalah Perjalanan Panjang

Lompat ke Komentar

Hidup adalah perjalanan panjang.

Sahabat, pernahkah suatu saat Anda merenung dan bertanya pada diri sendiri:

“Gerangan apakah hidupku ini?”

“Untuk tujuan apa aku diciptakan?”

“Darimana dan kemana aku akan pergi setelah hidup ini?”

“Apakah yang harus lakukan dalam hidupku ini, apa sebenarnya misi kehidupanku?”

“Bagaimana aku bisa menjadikan hidupku lebih bermakna? Tapi apakah itu perlu? Atau cukupkah aku hidup begini2 saja?”

“Apa hal terbaik yang harus kulakukan, sahabat?”

Duhai Sahabat, pernahkah Engkau bertanya seperti itu pada dirimu? Kalau saja engkau sudi menjawab satu atau beberapa pertanyaan itu, aku akan sangat berterima kasih

[Tiba2 dari kejauhan terdengar suara adzan Subuh dikumandangkan, Siapakah yang memanggil-manggil itu? ..."Marilah tegakkan shalat, marilah menuju kejayaan..." dengan tulang gemeretak aku berdiri, lalu menggeliat...Ya Allah suara panggilan indahMu itu bagaikan suara keabadian yang begitu indah dan merdu, yang selalu memanggil2 dari kejauhan meminta aku segera datang, menemuiMu. Segera kuambil air wudhu dan melangkan kaki menuju rumahMU.

Ya Allah, hidup dan kehidupan ini laksana perjalanan panjang yang HARUS aku lalui, di setiap waktu yang telah Engakau tetapkan, Kau panggil kami, untuk istirahat sejenak, melepas lelah jiwa dari penat hiruk pikuk dunia, untuk kau belai dengan tangan Maha KasihMu, agar kami tegar dan kuat kembali. Waktu-waktu itu laksana tempat2 pemberhentian dimana Engkau memenuhi lagi ransel bekal kami agar dapat terus tegar meneruskan perjalanan ini. Agar kami yaqin bahwa Engkau selalu dekat bersama kami, bagi sesiapa yang mau memenuhi panggilanMu.

Terima kasih ya Allah, Engkau telah beri aku "sedikit" kefahaman ini

Izinkan aku mengisi bekalku, dan meneruskan perjalanku kembali dengan keyaqinan penuh bahwa Engaku selalu bersamaku dan satu hari nanti, aku akan berjumpa denganMu. Di satu waktu dan tempat yang hanya Engkau yang tahu. Jadikan itu saat terindahku ya Rabb... Amin ya mujibas saailiin]

& Komentar

  • Kehidupan ini hanya sesaat lalu sirna
    semua pergi dan enyah entah ke mana

    barangsiapa takut hidup, maka mati saja
    barangsiapa takut mati, maka jangan hidup

    *waduh, jd muter2 gt*
    maap pak kl ‘mbingungi’.

  • yups..hidup adalah perjalanan panjang untuk mencari ketenangan

  • hmm ..
    bicara hidup pasti membicarakan cara hidup ..

    setuju jg dengan hidayat ^, hidup adalah perjalanan panjang menuju ketenangan

  • # yodama, hidayat dan diaryeki
    Terima kasih masukannya.
    ya, ketenangan itu kan yang dimaksud dengan “khusnul khatimah” (akhir yang baik). Semoga Allah golongkan kita dan keluarga kita ke dalam golongan khusnul khatimah ini. Amin

  • kita diciptakan tidak lain adalah utuk beribadah semata… :-) niatkan semua hal yg kita lakukan sebagai ibadah… insyaAllah akan lebih terasa manfaatnya, dunia dan akhirat, jangan…pernah lupa dari apa kita tercipta, setetes mani yang hina….lalu pantaskah kita membangkang?
    ketenangan itu ada pada petunjuk Allah azza wa jalla…yg difirmankan melalui alquran, juga pada sabda NabiNya…dan bagaimana para sahabat-geneasi terbaik- memahaminya… :-) afwan jika salah…mampir2…mas, blogwalking

  • #Nu,
    terima kasih banyak masukannya. Memang hidup ini hanya untuk ibadah [mengabdi] kepada Sang Maha Pencipta, ya. Kalau buat yang lain, pasti gak akan bahagia dan khusnul khatimah.

    O, ya, maaf ya komennya harus nunggu moderasi, saya juga gak tahu kenapa begitu, padahal gak diset untuk gitu. Ada yang tahu kenapa?

  • “Hidup cuma singgah untuk minum”

  • “Hidup cuma singgah untuk minum”


Tinggalkan Balasan