Kebebasan Bicara di Blog

1 06 2009

Sahabat yang dirahmati Allah,

Lima atau sepuluh tahun yang lalu mungkin tak terbayangkan bahwa akan semudah ini orang bisa menyuarakan apa kata hatinya. Dan semudah itu pula apa yang disuarakannya dapat dengan mudah dibaca oleh siapa pun di seluruh pelosok dunia, sepanjang dalam jangkauan jaringan internet.

Ya, apa lagi kalau bukan “ngeblog”. Bapak-bapak, ibu-ibu, anak-anak, remaja-remaja bahkan kakek nenek semuanya bisa dengan mudah membangun sebuah blog dalam hitungan menit, dan hebatnya lagi… gratis!

Maka ramailah orang mulai menyuarakan apa kata hatinya. Corong yang dulu disumbat itu sekarang telah terbuka lebar atau bahkan sudah hilang entah kemana;-)

Isinya tentang hampir seluruh bidang kehidupan, kalau tidak boleh dibilang seluruhnya. You name it! Anda tinggal sebut.

Kebebasan bersuara, kebebasan berekspresi itulah yang digaungkan. Sebagai sarana, maka blog [ atau weblog] memang akhirnya kembali kepada penggunanya.

Namun bebas bukanlah berarti tanpa batas, seorang blogger yang baik harus memperhatikan norma-norma umum yang berlaku di masyarakatnya, atau bahkan norma keyakinannya, agar tidak  kebablasan dalam bersuara. Sebagai seorang yang beragama, kita tentu sangat yaqin, bahwa setiap pikiran, perkataan dan perbuatan kita nantinya akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah. Maka seorang blogger yang memegang norma2 akan selalu menghasilkan karya dengan bebas namun bertanggungjawab.

Posting  ini diinspirasi oleh sebuah artikel nDorokakung yang memuat tentang seorang pasien yang menyebarkan [via email] berita buruk pelayanan sebuah rumah sakit kemudian dipenjara karena rumah sakit tersebut menuntutnya. Posting selengkapnya dapat dibaca disini.

Semoga kedepan kita akan lebih cermat dan hati2 memeriksa setiap kata yang hendak kita suarakan untuk menjadi blogger yang bebas-bertanggungjawab.

Sebagai blogger atau netizens kita tidak bisa menghindar dari tuntutan hukum atas segala aktivitas kita yang dipublikasikan. Kita hanya bisa mengurangi agar dampaknya tak terlalu fatal buat kita.

Baca pula kiat2 agar tak terjerat pasal2 karet di UUITE di blognya Ari Juliano dan Rama.

Semoga manfaat.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: