Kegunaan Kulit Pisang

7 09 2014

Just a quick post:

Setelah makan pisang, pastinya kita langsung membuang kulit pisang ke tong sampah. Tapi, jangan dulu membuang kulit pisang, Dreamers! Karena banyak kegunaan yang dapat dilakukan hanya dengan kulit pisang.

Dilansir dari SustainableAmerica, ternyata kulit pisang dapat berguna untuk banyak hal seperti berikut.

Menjadi Pupuk

Potong kulit pisang, dan letakkan di tanah sekitar tanaman tomat. Karena kulit pisang mengandung nutrisi untuk pertumbuhan tanaman.

Menyembuhkan Luka

Luka seperti gigitan serangga, atau nyamuk dapat disembuhkan dengan kulit pisang lho! Cukup dengan menggosokan kulit pisang ke tempat luka, maka akan mengurangi rasa gatal dan mempercepat penyembuhan.

Melunakkan Daging

Kulit pisang ternyata dapat membantu untuk melunakkan daging yang sedang direbus!

Rebus Kulit Pisang

Tak hanya pisangnya saja yang dapat dimakan, tapi kulit pisangnya juga dapat dimakan lho, Dreamers! Rebus kulit pisang selama 10 menit, lalu jus ditambah buah lainnya.

Semir Sepatu

Tak perlu repot membeli alat semir sepatu, cukup dengan kulit pisang ternyata dapat mengembalikan kesan mengkilap yang terdapat di sepatu kulit. Cukup campurkan kulit pisang dengan sedikit air, lalu usapkan ke sepatu.

sumber: https://id.she.yahoo.com/jangan-buang-kulit-pisang-lakukan-hal-berguna-berikut-160000937.html





Hubungan Penggunaan Ponsel atau Smartphone dengan Tingkat Stress dan Kebahagiaan

14 01 2014

BANYAK orang mengira seseorang yang sering kedapatan asyik sendiri dengan gadget atau ponsel pintarnya sebagai sosok yang sibuk dan mempunyai banyak teman. Padahal menurut sebuah studi, mereka jauh lebih menyedihkan daripada orang-orang yang bisa menahan diri untuk tidak membuka-buka ponselnya.

Kata peneliti, mereka yang mengaku tidak bisa lepas dari ponsel tidak sebahagia orang yang bisa bertahan dari dering telepon atau SMS masuk. Bahkan, mereka disebut menderita kecemasan tingkat tinggi.

Image

Peneliti mendapatkan kesimpulan itu dengan melakukan pengamatan terhadap mahasiswa. Terbukti mereka yang tidak bisa jauh dari ponselnya memiliki nilai akademis yang lebih rendah daripada mereka yang bisa mematikan ponselnya, misalnya di saat jam kuliah berlangsung.
Setelah mengamati kebiasaan 500 mahasiswa berusia 18- 22 tahun menggunakan ponselnya dan bagaimana hal itu mempengaruhi kehidupan mereka, diketahui bahwa mereka yang menghabiskan banyak waktu dengan ponselnya justru sering cemas karena merasa harus stand by setiap saat di dekat ponselnya.

Menurut peneliti, beberapa mahasiswa yang diinterview juga mengaku berkirim SMS sepanjang siang dan malam sendiri sudah cukup membuat mereka stres.
Ini juga berlaku untuk orang-orang yang tidak bisa lepas dari jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Untuk mengukur tingkat kecemasan dan kepuasan hidup masing-masing partisipan, peneliti menggunakan alat ukur klinis. Studi yang dilakukan Jacob Barkley, Aryn Karpinski dan Andrew Lepp dari Kent University, Ohio ini bertentangan dengan temuan sebelumnya yang menyebut ponsel mampu meningkatkan interaksi sosial dan mengurangi perasaan terisolir. Berdasar penelitian terbari di Kent University itu, penggunaan ponsel secara berlebihan sengat berkaitan dengan tingginya stres yang dialami si pengguna.

Hal ini diperkuat dengan pengakuan sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam studi ini. Seorang mahasiswa mengatakan jejaring sosial terkadang membuatnya merasa sedikit terikat dengan si ponsel. Ada juga yang mengeluh ponsel membuat teman-temannya merasa bisa menghubunginya kapanpun mereka mau.

“Akibatnya mereka tidak punya waktu untuk dirinya sendiri, padahal saya kira memiliki waktu untuk diri sendiri sangat diperlukan bagi kesehatan mental, terutama untuk refleksi diri, introspeksi, memproses berbagai kejadian dalam hidup dan memulihkan diri dari stres sehari-hari,” kata salah satu peneliti, Andrew, seperti dilansir laman Daily Mail, Rabu (1/2).(fny/jpnn)





Walk for Autism indonesia Fan Page

19 03 2011

Walk for Autism Indonesia 2011 on facebook





Feed back form

28 12 2010









Makna Di Balik Kata Ramadhan

15 09 2009

Makna di balik kata RAMADHAN

Tausiyah Ramadhan ba’da dzuhur, hari ke 25, 1430 H, 14 September 2009

Ustadz Asep Kamaluddin, Masjid An Naml, Menara Jamsostek, Jakarta.

Ramadhan dibentuk oleh lima huruf: ra, mim, dha, alif dan nun.

Ra artinya riyadhah = latihan, melatih diri menahan hawa nafsu/ yang membatalkan puasa, dan juga hati dan pikiran.

Hati untuk berdzikir, akal atau pikiran untuk berpikir. Kedua2nya harus disucikan dan hanya boleh diperuntukkan bagi Allah saja.

Sering terjadi salah memfungsikan akal dan hati sehingga timbul stress. Hati sejatinya hanya untuk berdzikir kepada Allah BUKAN untuk berpikir. Jadi sebesar apa pun masalah yang dihadapi, letakkan ia di pikiran untuk dipecahkan dan biarkan hati tetap berdzikir kepada Alah sehinga hati tetap tenang dan shabar. Tapi jika masalah sudah dimasukkan ke dalam hati, sehingga hati yang seharusnya hanya untuk berdzikir sudah tercampur dengan hal-hal selain Allah maka yang timbul adalah gelisah dan resah.

Mim artinya maghfirah. Inilah saatnya kita benar2 memohon ampun kepada Allah atas semua dosa2 kita dengan sesungguh2nya. Taubat dengan taubat nasuha. Apa tanda2 orang yang taubatnya diterima > ia menjadi orang yang pemaaf. Jadi jangan hanya pandai meminta maaf tapi juga harus menjadi pemaaf. Orang yang pemaaf itu hatinya tenang, karena ia tidak punya kepentingan selain hanya mengharap ridha Allah. Hatinya terbebas dari suudzon dan dendam. Hatinya lapang dan bersih yang tercermin dari akhlaqnya. Jadi tanda taubat dikabulkan adalah orang itu jadi bersifat pemaaf.

Dha artinya [gak begitu jelas kedengaran] tapi intinya dijamin Allah diampuni dosa2nya seperti bayi yang baru lahir.

Al Hadits:

”Allah ‘Azza wajalla mewajibkan puasa Ramadhan dan aku mensunahkan shalat malam harinya. Barangsiapa berpuasa dan shalat malam dengan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka dia keluar dari dosanya seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Ahmad)

 

Dijelaskan apa makna di balik jaminan suci seperti bayi. Bayi itu jika ia diajak bercanda oleh siapa pun, baik ia orang yang shaleh, kafir, kaya, miskin maka ia akan tersenyum, dengan senyum yang tulus dan ikhlas dari hatinya, tidak membedakan dengan siapa ia tersenyum. Kapankah kita bisa tersenyum dengan ikhlas seperti bayi, ketika kita berinteraksi dengan orang lain?

Alif artinya istiqamah. Sudah jelas. Puasa harus dilaksanakan dengan istiqamah, terus menerus dalam arti, nilai2 mulia yang ada dalam puasa itu harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari2. Tidak hanya di bulan Ramadhan saja, tapi di sepanjang tahun.

Nun artinya nurullah, cahaya Allah.

Seseorang yang puasanya benar maka ia akan mendapat cahaya Allah. Ia akan mendapat hidayah, ilmu, barakah dan ampunan. Ia dikaruniai bashirah, yakni ia bisa melihat kebaikan dan keburukan yang nyata maupun yang tersembunyi.

Apa contoh kebaikan yang tersembunyi? Allah jika mencintai hambaNya ia akan diberikan penyakit yang seakan2 tidak bisa disembuhkan, padahal setiap penyakit pasti ada obatnya. Seseorang yang dikaruniai bashirah bisa melihat kebaikan yang tersembunyi di balik ujian sakit yang diberikan Allah tersebut, yaitu adanya ampunan Allah, dan hatinya tetap shabar, sebab ia yaqin Allah tidak akan membebani hambanya dengan beban yang lebih berat dari apa yang mampu dipikulnya.

Atau juga ditimpakan masalah yang seolah tak ada jalan keluarnya, tapi ia tetap shabar dan yaqin pasti Allah akan berikan jalan keluar. Ia shabar karena ia dikaruniai bashirah sehingga ia bisa melihat dengan mata hatinya kebaikan di balik ujian yang menimpanya, yang orang biasa melihatnya sebagai malapetaka sedang ia tidak. Dengan bashirah itu ia mampu shabar dengan sebenar2 shabar, karena ia tahu hakikat kejadian yang menimpanya. Dari shabarnya itu maka turunlah ampunan Allah.

Disampaikan kelak di surga terdapat banyak pintu2 masuk, pintu2 yang lain ramai orang antri untuk masuk melaluinya, kecuali satu pintu. Pintu itu ialah pintu shabar. Kelak Allah akan memberikan kelebihan bagi orang2 yang masuk melalui pintu itu.

Memang shabar itu berat, sebagaimana firmanNya,

QS 2:45. Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,

Tapi sebagai balasannya Allah akan selalu beserta orang-orang yang shabar sebagaimana firmaNya:,

QS 2:153. Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.

Contoh keburukan yang tersembunyi adalah riya’ dan tidak ikhlas. Yakni ibadah yang tidak murni mengharap keridhaan Allah. Maka berhati2lah dengan dzikir yang khusyuk, shalat yang khusyu dan ibadah2 lain, lihatlah apakah telah dilakukan dengan hati yang ikhlas?

Bashirah juga berarti disinari cahaya Allah, hatinya bisa mementukan mana yang baik dan mana yang buruk menurut Allah. Yang baik ia ikuti yang buruk ia tinggalkan. Maka bukankah ini hakikat dari taqwa?

Jadi inilah makna dan hakikat di balik perintah puasa Ramadhan yang dimaksudkan untuk menempa kita agar menjadi hamba yang bertaqwa, seperti dalam firman Allah berikut:

QS 2:183. Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Jadi seseorang yang berpuasa hanya akan mencapai derajat taqwa hanya jika ia telah memenuhi kriteria2 di atas.

Demikian apa yang dapat saya tangkap dan tuliskan.

Kalau ada yang keliru mohon dimaafkan dan dikoreksi karena yang salah pasti dari saya, yang benar hanya dari Allah. KepadaNya jua saya mohon ampun.





Alhabib Islamic Greeting Card

21 08 2009





Nilai Sosiokultural Joglo

29 06 2009

Nilai Sosiokultural Joglo

adiluhung peninggalan kebudayaread more…