Mengenal Uang dan Seluk Beluknya

12 03 2012

Siapa yang tidak tahu uang? Siapa yang tidak punya uang?

mengenal uang

mengenal uang

Rasanya tidak ada. Uang selalu terlibat di hampir seluruh kegiatan kehidupan kita. Bukan karena kita mata duitan tapi karena sistem kehidupan kita memang tidak bisa lepas dari benda bernama uang ini, karena fungsinya sebagai alat tukar. Jadi  selama kita masih memerlukan benda dalam hidup, dan pasti kita memerlukannya untuk tetap hidup, maka selama itu kita akan melibatkan uang dalam kehidupan kita.

Namun, jika Anda seperti saya, memiliki dan mengetahui uang ternyata tidak identik dengan “mengenal” uang. Sampai saya secara tidak sengaja menemukan sebuah situs yang menurut saya cukup memberikan edukasi kepada kita tentang uang dan selukbeluknya.

Simak saja misalnya beberapa judul artikelnya:

  • 7 Cara Ringkas Amankan Anggaran
  • Cara Efektif Menyimpan Dana
  • Kenali Utang dengan Baik
  • Lima Alasan Pentingnya Dana Darurat
  • Mari Bersiasat Dengan Mata Uang
  • Ilusi Kenaikan Gaji, dan lain2

Lebih jauh lagi ada beberapa kategori tulisan yang sangat menarik:

  • Kenali Uang Anda
  • Investasi
  • Inspirasi
  • Trend
  • Referensi
  • Kantong Dana
  • Digital
  • Arsip

Jika Anda tertarik, saya sudah buatkan tautan di dalam kelompok “Cerdas Dunia Akhirat” – “Kenali Uang Anda“.

Silakan berkunjung, semoga manfaat. Amin.





Inikah Akar Penyebab Segala Kesulitan?

19 12 2011

Assalamualaikum wr wb.,

Sahabat yang dirahmati Allah SWT, rasanya sudah menjadi pemandangan sehari-hari terutama di kota2 besar orang terlihat sibuk, seolah waktu yang 24 jam kurang. Waktu terasa begitu cepat berlalu, hari berganti hari, lalu minggu, bulan dan tahun. Anda tentu juga merasakan rasanya baru beberapa waktu lalu tahun baru, eh sekarang sudah mau tahun baru lagi.

Belum lagi beban hidup yang terasa tidak semakin ringan, kebutuhan hampir selalu tidak tercukupi, selalu saja kurang, berapa pun penghasilan yang kita dapatkan. Ilusi naik gaji?

Dan kalau sudah begitu kita kadang tercenung bingung, hidup macam apa yang kita lakoni ini? Akankah kita terus dalam kondisi seperti ini? Dikejar-kejar waktu, pekerjaan seolah2 tak pernah terselesaikan dan sibuk terus entah sampai kapan, berangkat subuh pulang larut malam…. Hidup tidak pernah merasa kecukupan, kebingungan yang terus berkepanjangan tentang apa akhir dari semua ini, akankah kondisi tidak nyaman ini dapat berakhir. Kapan mimpi2 kita bisa terwujud???

Sahabat rahimakumullah, siang ini di masjid An Naml Jamsostek Jakarta, seperti biasa tiap usai shalat dzuhur ada kultum. Dan pada siang tadi dalam uraiannya sang pemateri menyitir sebuah hadits Rasulullah SAW yang kok ya pas benar dengan prolog di atas.

Apa hadits tersebut, mari kita simak:

“Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yg di pikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat HAK ALLAH dalam dirinya, maka ALLAH akan menanamkan 4 macam penyakit padanya :

1. Kebingungan yang tiada putus-putusnya.

2. Kesibukan yang tidak pernah jelas akhirnya.

3. Kebutuhan yang tidak pernah merasa terpenuhi.

4. Khayalan yang tidak berujung wujudnya”

[HR.Muslim]

Wah, rasanya kok pas banget ya. Jangan2 memang ini kesalahan yang sadar atau tidak sadar sering kita lakukan. Bangun tidur bukannya mengikuti sunnah Rasul SAW tapi langsung “tuing2″ terbayang rencana-rencana kerja hari ini? Sampai akhirnya hak-hak Allah tidak terpenuhi.

Mengenai hak2 Allah tersebut mungkin akan dibahas pada postingan lain, atau ada dari para sahabat yang mau berbagi? Tetapi intinya adalah hak Allah untuk kita ibadahi. Bukankah memang sejatinya Allah SWT tidak menciptakan jin dan manusia KECUALI untuk beribadah/ mengabdi/ menghamba hanya kepadaNya. Menjadi hambaNya, dan bukan yang lain [he he mirip iklan apa itu...?]

Kalau begitu mari menghisab diri [termasuk saya sendiri tentunya]. Sudahkah hak2 Allah kita tunaikan sejak kita bangun pagi. Kalau belum atau kurang maksimal, mari kita mulai perbaiki esok hari… OK?

Semoga manfaat.

Wassalamu’alaikum wr wb.,





Kemerdekaan Ide…

24 11 2011

“Orang yang terlalu sering diberi arahan akan jadi bebek.

Orang yang terlalu sering diberi instruksi akan jadi besi.

Orang yang terlalu sering diberi peringatan akan jadi ketakutan.

Orang yang terlalu sering diberi pidato kelak hanya bisa minta petunjuk.”

[Dahlan Iskan, mantan Dirut PLN, sekarang Menteri BUMN, sumber: VIVANEWS]

Bisa juga dibaca di sini





Birrul walidain: 150 Cara Berbakti Kepada Ibu

18 09 2011

Sahabat yang dirahmati Allah, saya temukan artikel yang luar biasa dari blog sahabat Abu Fahd tentang cara berbakti kepada ibu. Kita sudah begitu sering mencari berbagai kiat dalam kehidupan untuk memperbaiki kehidupan kita sendiri.  Semoga kiat2 berikut ini bermanfaat bagi Anda [dan saya tentunya] dalam rangka berbakti kepada ibunda [dan tentunya ayahanda] kita yang tercinta.

Berikut kiat2nya.

1. Pilihlah hadiah yang cocok untuk setiap moment yang tepat, seperti di hari raya, pada saat pernikahan putra-putrinya, ketika pulang dari safar, ketika sembuh dari penyakit, dll.

2. Membuatkan rekening khusus di Bank atas nama ibu, kemudian anak-anak dapat bekerjasama untuk mentransfer uang ke rekening tersebut setiap bulan agar segala kebutuhan ibu dapat terpenuhi.

3. Memahami kondisi kehidupan ibu, kemudian memperlakukan ibu dengan perlakuan yang sesuai dengan kondisi saat itu.

4. Berhati-hati dalam memilih kalimat-kalimat yang akan dikatakan di hadapan ibu.

5. Berusahalah sekuat tenaga agar ibu menjadi orang terakhir yang anda berpamitan kepadanya jika akan bepergian. Jadikanlah ia orang terakhir yang anda lihat sebelum berangkat. Berpamitanlah kepadanya dengan langsung berhadapan muka.

6. Pastikan bahwa ia adalah orang pertama yang anda datangi jika pulang dari bepergian. Ucapkan salam kepadanya, duduklah bersamanya, dan hiburlah ia. Sebelumnya, beritahukan rencana kepulangan dan kedatangan anda, sehingga ia tidak kaget. Dan jangan menunda-nunda untuk menemuinya, atau anda beranggapan bahwa waktunya belum tepat untuk mengunjunginya.

7. Selama dalam perjalanan, berusahalah untuk selalu berkomunikasi dengannya setiap hari, sekalipun hanya sesaat dalam waktu singkat.

8. Berusaha keraslah untuk menjumpainya setiap hari jika anda satu kota dengannya, Janganlah kesibukan dunia menjauhkan anda darinya, dan dari beramah tamah dengannya.

9. Jika ibu tidak satu kota dengan anda, maka hendaklah anda selalu berkomunikasi dengannya setiap hari.

10. Hendaknya anda mendekatkan diri dan berkasih sayang dengan siapa pun yang ia cintai.

Luar biasa kan?

Silakan baca kiat selengkapnya di 150 cara berbakti kepada ibu

dan ini 32 cara berbakti kepada ibu.

Semoga manfaat. Shine your days by being good to your mother [and father]

Wassalamu’alaikum wr wb.,





Rahasia Mendapatkan Apa yang Kita Inginkan

22 07 2011

Ketika browsing, saya menemukan kalimat bijak ini. Semoga Anda pun dapat mengambil manfaat darinya:

“You can have everything you want in life, if you will just help enough other people get what they want.”

[Anda dapat memiliki apa pun yang Anda inginkan dalam hidup, jika Anda mau menolong orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan]

Bagaimana menurut Anda?





Terima Kasih Allah…

27 06 2011

‘ALHAMDULILLAHI RABBIL ‘AALAMIIN’,

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan  seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan  memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang  mengantarku berhenti di depan
ruang kerja pertama dan berkata, ” Ini adalah Seksi  Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah  diterima”.
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku  dapati tempat ini begitu
sibuk dengan begitu banyak malaikat yang  memilah-milah seluruh permohonan
yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh  dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui  koridor yang panjang lalu
sampailah kami pada ruang kerja kedua.

Malaikat-ku berkata, “Ini adalah Seksi Pengepakan  dan Pengiriman. Disini
kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses  dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.  Ada banyak malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu  banyaknya permohonan yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke  bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada  ujung terjauh koridor
panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu  ruang kerja yang sangat
kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu  malaikat yang duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun.  “Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata  Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan  disini?”, tanyaku.

“Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ” Setelah
manusia menerima rahmat  yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih”.

“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanyaku.

“Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata,’ALHAMDULILLAHI RABBIL
AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan’ “.

“Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri”,  tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, “Jika engkau mempunyai makanan
di lemari es, pakaian  yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan
tempat untuk tidur, maka  engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

“Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan  uang-uang receh, maka
engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

“Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer  mu, engkau adalah bagian
dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga…. “Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih  banyak kesehatan
daripada kesakitan … engkau lebih dirahmati  daripada begitu banyak orang
di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga  hari ini.

“Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam  perang, kesepian dalam
penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan  yang amat sangat ….
Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di  dunia”.

“Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan  religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,  atau kematian …
maka  engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di  dunia.

“Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam
ikatan pernikahan …
maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

“Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka engkau bukanlah
seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan
semua mereka yang berada
dalam keraguan dan keputusasaan.

“Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau
menerima rahmat ganda,
yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu
berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa,
engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang
bahkan tidak dapat membaca
sama sekali”.

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah  Allah anugerahkan  kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan  ini ke semua  teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa  dirahmatinya kita semua.
“Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,  ‘Sesungguhnya jika kamu  bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak  nikmat kepadamu’ “.
(QS:Ibrahim (14) :7 )

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih: “Terima kasih,
Allah!  Terima kasih, Allah, atas  anugerahmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan  memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi”.





Jilbab Melanggar Aturan FIFA

7 06 2011

FIFA tetap berpegang pada aturannya dan mengabaikan protes Federasi Sepakbola Iran mengenai larangan bertanding memakai jilbab untuk tim putri mereka di kualifikasi Olimpiade London 2012.

Jilbab langgar aturan FIFA

Jilbab langgar aturan FIFA

Dalam keterangannya, FIFA menjelaskan mengenai aturan mengenai seragam bertanding yang digunakan tim yang bermain.

“Keputusan FIFA pada Maret 2010 mengizinkan bahwa pemain diperbolehkan menggunakan topi yang menutupi kepala mereka sampai pada garis rambut, tapi tidak diperpanjang hingga di bawah telinga untuk menutupi leher, masih boleh digunakan,” FIFA dalam keterangannya. demikian seterusnya silakan buka di Jilbab Melanggar Aturan FIFA.

Membaca ini, sungguh pikiran saya terusik. Bagaimana mungkin mereka yang mengaku selalu berpikir logis bisa membuat peraturan ini? Hal sama juga ketika peraturan pelarangan pemakaian burka di tempat umum diterapkan di Inggris [atau Perancis?].

Memang kenapa kalau para pemain itu memakai jilbab?

Yang begini membuat kita rindu tegaknya khilafah agar syariat Islam yang benar dapat ditegakkan dengan cara yang benar pula.

Bagaimana pendapat Anda?








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.